Optimasi Jaringan Akses Fiber To The Home Dengan Menggunakan Metode Multiresponse Surface Dan Desirability Function Di PT.TKM

Aryantini Aryantini, Bobby Oedy P. Soepangkat

Abstract


Teknologi serat optik merupakan teknologi baru yang dapat memberikan solusi untuk memenuhi kebutuhan akan
akses internet. Dua critical-to-quality characteristics (CTQs) yang cukup penting pada proses transmisi sinyal
pada jaringan FTTH adalah link power budget (LPB) dan rise time budget (RTB). Spesifikasi dari LPB adalah -
27 dBm sampai dengan -9 dBm, sedangkan spesifikasi dari RTB adalah 0 ns sampai dengan 1 ns. Hasil dari
analisis kemampuan proses dan peta kendali x̄ dan R dengan menggunakan pengaturan saat ini, menunjukkan
bahwa proses transmisi sinyal di jaringan FTTH dengan CTQs atau respon LPB dan RTB adalah sudah
terkendali namun belum memenuhi spesifikasi.
Agar kedua CTQs tersebut dapat memenuhi spesifikasinya, perlu dilakukan penyesuaian terhadap parameterparameter penting dari jaringan FTTH, yaitu daya pancar (Dp), panjang gelombang (Pg) dan attenuation (At),
dengan melakukan optimasi. Pada penelitian ini, perancangan percobaannya menggunakan metode response
surface, sedangkan untuk optimasinya menggunakan fungsi desirability. Variabel respon yang diamati pada
percobaan ini adalah CTQs dari jaringan FTTH, yaitu LPB dan RTB. Faktor-faktor yang divariasikan adalah
parameter teknis FTTH, yaitu Dp, Pg dan At. Penelitian ini juga menghitung penurunan biaya kerugian
menggunakan Taguchi loss function.
Optimasi menghasilkan nilai LPB sebesar -17,875 dBm dan RTB sebesar 0,4993 ns. Pengaturan level-level dari
parameter teknis FTTH yang menghasilkan LPB dan RTB yang optimal adalah Dp sebesar 1 dBm, Pg sebesar
1540 nm dan At sebesar 12,2 dB. Penurunan biaya kerugian total adalah sebesar Rp 88.056/SSL atau 83% dari
biaya kerugian sebelum dilakukan optimasi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.