SKRINING HIV PADA REMAJA DI SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN RAPID TEST

Thomas S, Rahayu A, Handayani Handayani, M Yusuf Alamudi

Abstract


HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan retrovirus bersifat limfotropik khas
yang menginfeksi sel-sel dari sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak sel darah putih
spesifik yang disebut limfosit T-helper atau limfosit pembawa faktor T4 (CD4). Virus ini diklasifikasikan dalam famili Retroviridae, subfamili Lentiviridae, genus Lentivirus. Jumlah kematian
HIV/AIDS di kalangan remaja di seluruh dunia yang meningkat sebesar 50 persen antara tahun
2005 dan 2012 menunjukkan tren mengkhawatirkan. Laporan badan PBB yang menangani masalah
anak-anak UNICEF menyebutkan sekitar 71.000 remaja berusia antara 10 dan 19 tahun meninggal
dunia karena virus HIV pada tahun 2005. Jumlah itu meningkat menjadi 110.000 jiwa pada tahun
2012. Unit Perawatan Intermediet dan Penyakit Infeksi (UPIPI) RSUD dr. Soetomo Surabaya. 1.780
pasien yang rutin berobat di UPIPI, sedangkan jumlah pengunjung setiap bulannya mencapai 2.000
orang, yakni 50 di antaranya adalah pasien anak-anak dan sisanya dewasa. Kebanyakan pasien
berumur antara 20 hingga 30 tahun dari berbagai wilayah yang tersebar di Jatim, seperti Surabaya,
Sidoarjo, Gresik, Jember, maupun Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini mendeteksi virus HIV pada
remaja di Surabaya dengan menggunakan rapid test. Sebanyak 54 orang remaja di Surabaya diambil
darahnya, dipisahkan dan dicek dengan menggunakan rapid test. Prosedur mengikuti manual rapid
test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 sampel dengan menggunakan rapid test
menunjukkan hasil negatif terhadap HIV.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.